Fakta Tentang Kopi, Kandungan dan Manfaat Yang Terdapat Pada Kopi

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
fakta-tentang-kopi-pertama-kali-ditemukan

Fakta Tentang Kopi – Siapa sih yang gak suka kopi ? tentu saja minuman ini bukan hanya tidak enak tapi juga memiliki banyak manfaat.

Kopi menjadi minuman yang disukai oleh kalangan pria muda walau lebih diketahui banyak dikonsumsi orang dewasa. Namun ternyata sekarang peminatnya lebih banyak ditemui dikalangan muda.

Terkenal dengan rasanya yang sedap jika dipadukan atau sambil makan biskuit dan menghisap rokok. Selain itu juga kopi bisa menjadi dopping yang cocok untuk orang yang kerja lembur.

Fakta Tentang Kopi, Sejarah, dan Perkembangan

Kopi merupakan minuman yang dihasilkan dari seduhan biji kopi yang telah melalui proses sangrai (memasak dengan cara dipanaskan) dan kemudian dihaluskan.

Kopi merupakan komoditas besar yang telah dibudidayakan lebih dari 50 negara didunia. Sebelum menjadi sajian, kopi terlebih dahulu melalui proses pemanenan biji kopi yang matang, kemudian menjalani proses pengeringan.

Sejarahnya kopi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia pada benua afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM ) lalu. Kemudian perkembangan kopi semakin berlanjut hingga diketahui sebagai minuman yang berkhasiat dan berenergi. Indonesia diketahui produksi kopi mencapai 400.0000 TON pertahunnya.

Wikipedia:Kopi

Jenis Biji Kopi

Terdapat tiga jenis biji kopi, pertama dihasilkan secara alami dan kedua dihasilkan melalui sedikit proses mutasi oleh hewani.

1. Biji Kopi Arabika

Kopi arabikan merupakan jenis kopi yang tradisional dengan cita rasa terbaik. Biji kopi ini pertama kali berasal dari Etiopia dan kemudian telah dibudidayakan keberbagai belahan dunia. Mulai dari Amerika Latin, Afrika Tengah, Afrika Timur, India, dan Indonesisa telah membudidayakan kopi arabika.

Arabika tumbuh pada ketinggian 600-2000 m diatas permukaan laut, tanaman arabika dapat tumbuh hingga 3 m apabila dengan kondisi lingkungan yang baik. Buah kopi yang dihasilkan berbentuk kecil berwarna hijau hingga merah gelap seperti proses tumbuhnya kelapa sawit.

2. Biji Kopi Robusta

Sebagai kopi kelas 2 Robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898. Ciri khasnya kopi robusta terkenal lebih pahit, sedikit asam, dan lebih banyak mengandung kafein. Robusta dapat tumbuh pada ketinggian tertentu yaitu 800 m diatas permukaan laut, membuat biji kopi ini memiliki cakupan daerah tumbuh yang lebih luas dari arabika.

3. Kopi Luwak

Berasal dari subvarietas biji kopi arabika dan robusta, karena sedikit melewati proses mutasi hewani. Biji kopi yang telah dikonsumsi oleh hewan luwak kemudian tidak semua biji dapat dicerna oleh luwak. Biji kopi yang keluar bersamaan kotoran luwak membuatnya menjadi jenis kopi yang baru karena khas yang berbeda baik dari cita rasa dan proses pengolahan.

Selama berada didalam perut luwak, biji kopi akan secara alami terfermentasikan dan membuat kopi akan memiliki ciri khas rasa yang baru. Untuk itu kopi yang berasal dari pencernaan luwak disebut dengan kopi luwak.

Selanjutnya baca

Kandungan yang terdapat dalam minuman kopi…

Pos terkait